Simpang hitam
Ini bukan masalah siapa yang membuat maju.
Ini bukan masalah siapa yang membuat perubahan.
Ini bukan masalah siapa yang membangun.
Ini adalah masalah siapa yang berbohong dan jujur.
Masalah akan terjadi jika sebuah kesalahan yang ditutup tutupi.
Bukan dari mata air yang mengalir, melainkan air mata rakyat kecil yang menunggu para pemimpin merubah nasibnya.
Waktu berjalan dan dibenturkan oleh situasi hingga aku dan bapak ku tidak bisa berjualan lagi.
Tembakan peringatan di udara satu kali, yang membuat rakyat kecil seperti domba yang harus di gembalakan.
Jangan sebut ini sebuah puisi, jangan sebut ini sebuah ancaman, jangan sebut ini sebuah pengaduan, ini adalah sebuah kenyataan.
Rumah di gusur, tempat bermain-ku dijadikan gedung tinggi, sebut apa lagi yang akan kau ambil.
Mereka yang melawan disebut pemberontak, mereka yang berkata benar disebut tidak tahu.
Jangan salahkan mereka yang melawan atas nama kami pak, salahkan mereka yang janji ingin mengubah nasib kami menjadi baik,
Kini sekarang aku merasa ke-abadian adalah kemiskinan, dan janji adalah sumpah serapah yang kami tidak percayai.


Komentar
Posting Komentar