Pecundang

Peduli setan

Lahir dari keluarga maju untuk mempersembahkan pada dunia bahwa keluarga ku mampu, hidup penuh rupiah hingga bau koin menyengat pada baju baruku, peduli setan dengan retorika ku yang tak semulus nasibmu, kiblatmu sudah ku arahkan kepada gua, tidak butuh seseorang untuk menyelamatkanmu, dia tidak bisa, siapa yang siap meninggal?? Kau masih sibuk ingin sukses namun ajalmu sudah berdampingan denganmu, siapa yang mau ditinggal?? Kerajaanmu sudah terkoyak oleh cabikan mantra dari tetangga, siapa peduli pada indahnya surga atau buruknya neraka, sinar terlalu menyilaukan mata sedangkan api terlalu membakar kulitku , siapa yang tidak ingin masuk surga, jika memang kau masuk, aku bisa menyimpulkan bahwa surga kurang mengidentifikasi setiap masa, tidak ada yang butuh doa, kami hanya butuh amunisi untuk makan, melanjutkan hari, menyela perbincangan orang lain, lalu mengotori nama teman kami sendiri, siapa peduli dengan siksaan yang dilayangkan, siapa peduli dengan kasih sayang, siapa peduli dengan omongan, siapa peduli dengan istana, siapa peduli dengan senjata, ditembak ditikam lalu dimangsa, kami binatang yang siap dikuliti dan tidak berdaya, kami belalang disembah dan diberi nama uang, kami panglima, ditakuti dihormati dan dibenci, kami pecundang, di injak bagai nasi dan diremehi, aku tak perlu pengakuan dari seekor semut, biarkan takdir pergi aku tak takut, bagikan setiap pahalaku jika ada agar mereka tau bahwa kupingku adalah dosa pertama yang mendengarkannya, Bawa teman mu yang bercentang biru, bawa foto terbaikmu lalu beri tau pada ku bahwa kau bangga, bawa pergerakanmu lalu tulis siapa yang menunggangimu. Aku tulis doamu dalam setiap kata hina ku, bukan melawan takdir tapi kau yang tak mau berusaha. Musik ku terlalu keras untuk telingamu yang baru tumbuh seperti gigi susu, kata kawan ku terlalu frontal untuk kamu yang terlalu dipuji oleh keluarga mu, mungkin idolaku terlalu aneh untuk melodi pagi yang kau dengarkan, susunlah lalu ku hancurkan, sabar semua butuh ancaman untuk menjadi baik, tidak ada nasib baik, kau mengenal itu darimana?? Dari orang yang baru kau kenal?? Hanya ada nasib yang buruk untuk orang baik

Komentar

Postingan Populer