Fragmen-fragmen

 Ini adalah fragmen-fragmen kecil yang terlontar dari kebisingan sunyi. Fragmen ini tidak berurutan, bahkan cenderung berantakan untuk dibaca oleh banyak orang. Tapi biarlah kesulitannya itu menjadi ciri khas dari fragmen tersebut. Fragmen ini terbuat dari ketiadaan ketenangan dan dibuahi oleh ketegangan:


1 Mei

Tuhan tidak hadir dalam abjad fonetis yang dapat dikodekan. Ia lebih mirip jeda di antara frasa, lebih mirip diam sebelum ujaran. Kaum nihilis menyisir teks, mencari jejak Tuhan seperti mencari makna dalam margin buku yang sudah dibakar. Tapi Tuhan tidak terbaca—bukan karena tak tertulis, tapi karena Ia menulis dalam ketakterpahaman.


11 Mei

Aku berpikir tentang manusia dan hanya menemukan ruang kosong. Manusia menjadi variabel tanpa nilai dalam sistem persamaan yang terlalu kompleks. Mereka ada, tapi tidak tampil. Ketiadaan mereka begitu nyata, hingga pikiranku menolak keberadaan mereka sebagai asumsi dasar. Aku sendirian dalam kerumunan konsep.


1 Juni

Kepemilikan tidak berlaku dalam cinta. Yang ingin memiliki justru kehilangan. Cinta tidak memiliki objek; ia hanya lintasan relasi yang tak bisa diklaim. Dan ketika aku mencintaimu, itu bukan karena aku ingin kau menjadi milikku—tapi karena aku tak tahu bagaimana tidak mencintaimu.


11 Juni

Besok ulang tahunku. Tuhan tetap tidak berubah. Aku berubah, tapi perubahan itu tidak membawa makna baru. Aku tumbuh di antara waktu yang datar, sedangkan Tuhan—jika Ia masih—adalah sesuatu yang tidak mendefinisikan ulang apa-apa.


1 Juli

Cinta datang sebagai residu dari berpikir terlalu lama. Ia bukan pilihan, ia konsekuensi. Ia muncul di tengah kehampaan seperti rumus yang tak bisa dibatalkan, walau sudah tak relevan. Aku tidak jatuh cinta. Aku dijatuhkan oleh cinta, ke ruang yang tidak kupilih.


11 Juli

Pikiran ini tidak sistematis. Bukan karena tak mampu, tapi karena sistem terlalu lambat menangkap getar dari yang absurd. Cinta, Tuhan, aku—semuanya muncul sebagai fragmen. Dan mungkin memang harus begitu. Karena totalitas adalah ilusi. Dan aku tidak sedang mencari kesimpulan.




Komentar

Postingan Populer